Aku diperkosa ….tapi enak..!!!

Penyakit “subita” (suka bini tetangga) yang diidap oleh si Comed, warga Desa Pagon Kecamatan Binong Kabupaten Subang ……………. Untuk pemuda usia dia, mestinya aneh juga kelakuan seperti itu. Kenapa musti naksir bini orang, sedangkan stok gadis di Subang sini juga berlimpah, cukup hingga Lebaran mendatang. Mau yang muda, yang agak tua, yang bodas ngeplak (putih bersih) semua tersedia.

Namun Comed menyadari, profesi hanya buruh nyangkul seperti dirinya, mana ada perempuan sudi? Mendambakan gadis yang cantik, putih bersih, betis mbunting padi, itu sama saja pungguk merindukan bulan. Maka meski gadis di kampungnya mulus-mulus, selama ini Comed hanya turun naik di jakun. Betapapun ada yang ditaksirnya, tapi dia takut mengalami ambon sorangan (cinta bertepuk sebelah tangan). 
Termasuk pada Ny. Wiwid, yang selama ini jadi tetangga dekat rumah. Comed sangat suka akan penampilan wanita itu, tapi juga hanya dipendam dalam hati. Apa lagi wanita itu adalah istri Kang Barna tetangganya yang tinggi besar. Dia tak bisa membayangkan, begitu ketahuan mengganggu bininya, Comed langsung ditenteng pakai tangan kirinya dan lalu dilempar ke kali, ……byurrrrr! “Amit, amit,” kata batin Comed.

Akan tetapi, cinta memang hak semua anak bangsa. Sepanjang itu hanya wacana dan disimpan dalam dada, silakan saja menaksir bini tetangga, di KUHP dijamin tak ada pasalnya. Dan itu pula yang dilakukan Comed, mana kala melihat bini Kang Barna melintas depan rumahnya, belanja ke warung misalnya, matanya melotooot mengikutinya sampai mau dipatol ayam rasanya. Agaknya, stagnan (penumpukan) asmara Comed memang harus diakhiri. Itu terjadi ketika suatu sore pas dia melintas dekat rumah Ny. Wiwid, mendengar suara orang gebyar-gebyur mandi. Comed mencoba mengintipnya. Alamak, yang mandi ternyata Ny,. Wiwid yang diidolakan selama ini. Wih…., tubuhnya dalam kondisi pakaian hawa, sungguh seindah warna aslinya. Dengkul Comed pun langsung ngaderekdek (bergetar).

Tali dan jaringan syaraf mata pun nyambung ke otak, lalu otak mendelegasikan ke pendulum, maka segera kontaklah dia: blip, blip, blip! Comed yang makin tersiksa akan aksi pengintipannya, tambah berani memelototi tubuh polos tetangganya. Ketika Ny. Wiwid usai mandi dan ambil air wudlu untuk salat Ashar, langsung dikuntit dari belakang. Sabodo teuing (bodo amat) dengan Kang Barna, begitu tekadnya.

Ini yang keterlaluan, mendadak Comed ingin memperkosanya meski dengan cara kekerasan. Kalkulasi politiknya mengatakan, dalam kondisi normal, mana mungkin Wiwid sudi melayani aspirasi arus bawahnya. Satu-satunya teori adalah: istri Kang Barna ini harus dilumpuhkan dulu. Maka ketika Ny. Wiwit sedang membasuh betisnya yang mbunting padi tersebut, langsung saja dikemplang kepalanya pakai kayu: pletakkk!

Ketika wanita tetangganya itu terjajar di lantai kamar mandi dalam kondisi pingsan, langsung saja Comed beraksi. Celana dalam Ny. Wiwid langsung dibuka paksa. Petani muda bau lumpur itu betul-betul syur. Dia yakin seyakinnya, dalam hitungan detik bakal berhasil menikmati tubuh mulus tetangga yang diidolakannya. “Takkan lari gunung dikejar,” begitu katanya sambil menutup wajah sendiri pakai kaos agar tak ketahuan.
si comed langsung meraba raba kemaluan nyonya Barna ini….
kemaluan yang putih bersih…..dimana tengahnya berwarna merah muda……
pendulum…alias torpedo comed telah berdiri dengan tegaknya….ia langsung mengangkangi ny wiwid….kemaluannya yang besar hitam itu di masukkannya perlahan………….
ny wiwid yang belum sadarkan diri itu …tidak bergerak sama sekali………comed…….berhasil menembus kemaluan Ny wiwid….diobok oboknya memek ny wiwid……diangkatnya kedua kaki ny wiwid kepundaknya……tangannya menarik pinggang ny wiwid kebawah dengan kerasnya pula kemaluannya dihunyamkan masuk ke memek Ny wiwid…..plok plok…..
comed sambil geleng geleng kepala menikmati tubuh Ny wiwid…..comed klimaks……ia menyemprotkan maninya kedalam vagina Ny wiwid……aaackkhhhhhhhh….
badan comed bergetar…karena orgasme…….
iapun dengan terburu buru memakai kembali celananya dan cepat berlalu dari tempat itu….jangan sampai ada yang memergoki perbuatan bejadnya…….ditinggalkannya Ny wiwid di tempat itu hingga 2 jam kemudian ..barulah Ny wiwid siuman….
ia kaget melihat kondisinya sudah tidak menggunakan celana dan setengah bugil…ia merasakan sakit di belakang lehernya akibat di pukul dengan kayu oleh si comed……..
tapi lebih perih lagi dibagian kemaluannya…….
kemaluannya masih basah oleh sperma comed yang tumpah meleleh kepaha Ny wiwid saat Ny wiwid mencoba berdiri…..
achhhhh…aku telah diperkosa….tapi siapa yah yang memperkosa aku…tanyanya dalam hati…….
ia tidak mau menceritakan aib ini pada siapapun…juga pada suaminya……..ditakutkan aib ini akan menyebar dan dia sendiri yang akan menanggung malunya………………

seminggu si comed menunggu reaksi apa yang akan terjadi dari perbuatan bejadnya itu……..tapi keliatannya tidak ada apa apa…….iapun berada diatas angin……
keinginannya utk melakukan adegan ulang memperkosa Ny wiwid tergambar dan tersusun lagi dibenaknya………

ia tahu kalau pak Barna tiap subuh meninggalkan rumahnya membawa dagangan sayuran kepasar di kecamatan……..comed hapal betul…karena mereka bertetangga…
maka suatu hari kala orang dikampung menuju masjid utk sholat subuh…..sicomed lain lagi….ia mengendap di belakang rumah Kang barna…….sedikit dengan keahlian mencongkel grendel rumah barna maka iapun sudah berada didalam……kang barna baru saja meninggalkan isterinya dirumah…..dan Ny wiwid telah kembali berada dalam kamarnya tertidur …menyambung tidurnya yang di cut oleh suaminya…….karena Ny wiwid subuh subuh sekali telah bangun menyiapkan sarapan subuh….untuk perut suaminya dan untuk dibawah perut suaminya….
karena kecapaian melayani suaminya iapun kembali tertuidur lelap tanpa mengetahui bahwa telah ada orang lain di dalam rumahnya……
si comed mematikan lampu kamar Ny wiwd….kondisi kamarpun gelap gulita….ia naik keranjang Ny wiwid perlahan…….,Ny wiwd yang hanya menggunakan sarung itu tidak menyadari….karena lelapnya……sarungnya disingkap pelan oleh sicomed…..kemudian si comed menindihnya ……ahirnya Ny wiwid kaget……ia ingin berteriak tapi mulutnya dibekap….dan dia merasakan sesuatu yang dingin dilehernya….rupanya si comed….menaruh parang diatas leher Ny wiwid…..tanpa berkata a..ii..uu….sicomed langsung mengarahkan torpedonya kekemaluan Ny wiwid….Ny wiwid hanya pasrah,…..ia mengerti kalau ia berteriak maka parang itu akan menggorok lehernya….maka dibiarkannya maling memek itu beraksi……
sicomed….menusukkan torpedonya dengan keras…..Ny wiwid terhentak hentak dibuatnya……ssshhh…perih dirasakannya….iapun kembali mengingat peristiwa yang lalu….mungkin ini juga yang memperkosaku dulu……..kok perihnya sama…….
disodoknya keluar….masuk…..memek Ny wiwid…..ahirnya gairah Ny wiwid bangkit juga merasakan sodokan itu…….dengan tidak disadarinya pantatnya ikut bergoyang mengimbangi hentakan hentakan birahi si comed……….
karena sicomed merasakan pantat Ny wiwd bergoyang…..dan torpedonya merasa di pilin pilin oleh memek Ny wiwid ….maka ia pun segera klimaks……
rupanya si comed tidak mampu bertahan lama mendapat balasan goyangan INUL………
iapun segera bangkit……ia berlari sambil menyelinap keluar rumah Ny wiwid lewat belakang……
Ny wiwid tidak berteriak ….ia cuma memakai kembali sarungnya……dan tidur……..
pusing…amat….!!!! pikirnya…..
aku juga enak koq………..
hihihihihihihi

 

Tulisan ini dipublikasikan di Cerita Pemerkosaan dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s